Pasar Properti, Milenial Makin Melek Properti di Citra Landmark

PROPERTY INSIDE – Generasi milenial selalu diindentikkan dengan gaya hidup yang konsumtif dengan fashion yang trendi, gadget terbaru, hang out, dan travelling.

Tapi saat ini untuk hal-hal tersebut mulai terjadi pergeseran, sebab kesadaran berinvestasi kalangan milenial kian meningkat. Menurut Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, generasi milenial kekinian mulai melek investasi.

Baca juga: Pasar Properti Tak Hanya Soal Harga, Konsep Juga Harus Kuat

Meski belum 100 persen meninggalkan “budaya lama” mereka yang senang nongkrong di cafe, belanja online dan lain sebagainya. “Akan tetapi, di masa pandemi Covid-19 ini, dimana banyak pembatasan mobilitas dan kegiatan berkumpul, sedikit banyak telah merubah prilaku kaum milenial.

Sebagian dari mereka mulai sadar akan pentingnya investasi  khususnya properti yang akan menunjang kehidupannya di masa depan,” kata Raditya yang menjelaskan bahwa profil pembeli tower pertama apartemen Citra Landmark, Jakarta, dimana 40 persen pembelinya adalah usia milenial (di bawah  39 tahun).

Kalau dulu, kata Raditya generasi milenial digambarkan hanya sedikit yang tertarik berinvestasi properti, tapi sekarang  malah cukup antusias “bermain” di properti.

Baca juga: HUNIAN MEWAH DI “PONDOK INDAHNYA” KOTA BOGOR | THE SPRING OF PAKUAN

“Dari 40 persen milenial yang beli unit tower pertama Citra Landmark itu, sebanyak  77 persen memilih tipe studio, 20 persen two bedroom, 3 persen adalah tipe di atasnya,” imbuh Raditya.

Sementara dari sisi geografik, lanjut Raditya, 80 persen pembeli milenial di Citra Landmark berasal dari Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Menariknya dari luar Jakarta (Bogor, Depok, Bekasi, dan seputar Cibubur)  cukup tinggi, yaitu 17 persen, dan 3 persen di luar wilayah itu.

Baca juga: Ciputra Group Kolaborasi Dengan Toda Group, Pembangunan The Newton 2 Dimulai

“Hal yang cukup mengejutkan dari data pembeli kami, wanita dan laki-laki itu 50 : 50, ini jarang terjadi, biasanya laki-laki yang lebih dominan. Dan sekitar 67 persen mereka menggunakan KPA,” jelasnya lagi.

Intinya, tegas Raditya, milenial saat ini  sudah melek investasi properti. Dengan kemampuan (pendapatan) Rp10 jutaan, cicilan hanya Rp3 jutaan per bulan, ternyata itu cukup diminati kaum milenial.

Share this article:

Leave a Reply