Saat Menata Taman Indoor, Jangan Salah Memilih Tema dan Tanaman

By 25 February 2018Design, News

PROPERTY INSIDE – Desain taman memang kini banyak tersedia dan dapat di terapkan untuk rumah yang Anda miliki. Salah satu desain taman yang cukup menarik adalah desain taman indoor, taman yang berada di dalam rumah, ini dapat menjadi elemen interior di dalam ruangan, warna hijau tanaman berpadu dengan elemen interior lain.

Karakter tanaman dan penataan taman harus memperhatikan rancangan interior secara keseluruhan. Untuk itu tema taman dan tanaman dapat menjadi titik pandang dalam ruangan dan tidak mengganggu pergerakan orang.

Desain taman indoor ini tidak harus memakan lahan yang banyak dan biaya yang mahal. Untuk mempermudah, hal pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menentukan tema untuk taman Anda.

Tema yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan yang ada. Jika tidak terlalu luas, pilihlah tema yang lebih sederhana. Setelah itu tentukan jenis tanaman untuk mendukung tema tersebut.

alt text

Desain taman indoor juga dapat dibuat lebih simple namun tetap memiliki pemandangan yang memukau. Desain taman ala negeri tirai bambu yang memiliki suasana tenang dapat diaplikasikan untuk pilihan yang lebih simple ini.

Tanaman yang digunakan pada taman tersebut tentunya akan semakin memberikan kesan yang lebih alami, karena terdapat pohon yang cukup besar dan di tanam di tanah langsung. Untuk kolamnya sendiri menggunakan kolam dengan air yang tenang dengan ikan-ikan yang membuat taman semakin hidup.

Dinding yang digunakan pada taman tersebut akan semakin memberikan kesan alami karena warnanya yang dominan coklat dan akan semakin menyamakan dengan warna tanah tentu dapat membuat mata lebih nyaman untuk memandangnya.

alt text

Dinding dengan sentuhan desain batu besar yang akan memberikan sedikit kesan nyata dan lebih alami lagi. Untuk tanaman yang di tanam adalah tanaman air seperti eceng gondok yang di tanam di pot.

Tanaman yang di tanam juga dapat diaplikasikan pada bentuk pohon yang dibuat dari semen, sehingga tak perlu lagi menggunakan pot. Perlu diperhatikan ketahanan dan pertumbuhan tanaman dalam ruangan.

Jenis tanaman apa saja yang bisa digunakan untuk taman indoor perlu kita pahami. Karena terletak di dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung maka jenis tanaman pun harus disesuaikan dengan sinar matahari yang sedikit itu.

alt text

Tanaman yang tumbuh baik dengan kebutuhan sinar matahari yang terbatas antara lain:

Aglaonemaatau Chinesse Evergreen, sempat mendapat predikat tanaman termahal, tanaman ini menjadi pilihan pertama para penikmat taman indoor karena kekuatannya bertahan didalam ruangan minim cahaya. Dengan kemampuannya itu, Aglaonema bisa diletakkan dimana saja bahkan di kamar mandi.

Lidah Mertua, tanaman berdaun tebal dengan bentuk daun seperti pedang ini juga menjadi tanaman favorit indoor. Daunnya kuat dan tahan apabila tidak rutin disiram, serta di ruangan dengan pendingin udara. Tanaman ini juga dikenal sebagai tanaman penyerap polutan di dalam ruangan.

Anthurium, dari sekian banyaknya tanaman Anthurium yang ada, Anthurium Jenmanii pantas disebut sebagai rajanya Anthurium daun. Anthurium lainnya yang populer adalah Anthurium Crystallium (kuping gajah). Tanaman ini amat menyukai pasir malang dan humus sebagai medianya, tidak suka cahaya matahari langsung dan menyukai daerah lembab. Cocok untuk diletakkan dikamar mandi dan di pojok ruangan.

Dieffenbachia, tanaman yang termasuk keluarga keladi ini, mempunyai ciri-ciri daun lebar dan corak hijau kuning. Selain mudah untuk dipelihara, tanaman ini juga diperbanyak hanya dengan stek. Namun perhatikan jika tanaman ini ditanam didalam rumah, jauhkan dari jangkuan anak-anak karena getah tanaman ini dapat menyebabkan gatal-gatal.

Photo source: yellowtrace.com.au
Share this news.

Join the discussion One Comment

Leave a Reply