Sisa Empat Bulan, KemenPUPR Optimis Program Sejuta Rumah 2018 Tercapai

By 25 August 2018Property News

PROPERTY INSIDE – Realisasi Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah hingga 20 Agustus 2018 tercatat 582.638 unit. Pencapaian di tahun kempat ini masih menyisakan empat bulan untuk mencapai target maksimal.

Melihat angka pencapaian sampai bulan Agustus ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis pencapaian Program Sejuta Rumah akan lebih tinggi dibandingkan 3 tahun sebelumnya.

Baca juga: Bisnis Ritel Selalu Mengekor Perkembangan Kawasan Perumahan

Seperti diketahui, tahun 2015 lalu, pencapaian program satu juta rumah hanya mencapai 669.770 unit, tahun 2016 sebanyak 805.169 unit, dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan resminya, Sabtu (25/08), mengaku sangat optimis sisa waktu hingga akhir tahun dapat mencapai target sejuta rumah.

Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Program Satu Juta Rumah pada 29 April 2015. Program Satu Juta Rumah adalah adalah gerakan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pengembang Perumahan, Perbankan, Perusahaan Swasta dan masyarakat untuk mengatasi backlog perumahan di Indonesia.

Baca juga: Pengembang Ini Kembangkan Perumahan Syariah Hingga 1.000 Hektar

Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti mengatakan jumlah backlog perumahan berdasarkan konsep penghunian sebanyak 7,6 juta unit pada tahun 2015 yang ditargetkan turun menjadi 5,4 juta unit pada tahun 2019.

Sementara backlog perumahan berdasarkan konsep kepemilikan rumah sebanyak 11,4 juta unit tahun 2015 yang ditargetkan turun menjadi 6,8 juta unit pada tahun 2019.

Namun, Direktur Eksekutif The Housing and Urban Development (HUD) Institute Zulfi Syarif Koto kepada Property Inside, beberapa waktu lalu mengatakan jumlah angka-angka tidak bisa menjadi acuan pencapaian pemerintah karena banyak faktor terjadi di lapangan yang membuat program ini terkendala.

Baca juga: Efek Dolar, Pasar Properti Menahan Diri

“Saya tidak tertarik berbicara angka-angka, karena belum tentu itu benar-benar terealisasi di lapangan. Pertanyaannya, apakah jumlah tersebut benar-benar dilihat langsung dan dikontrol di lapangan, atau hanya merupakan laporan belaka?” tanya Zulfi.

Mantan Deputi Kementerian Perumahan Rakyat Bidang Perumahan Formal ini melanjutkan, daripada pemerintah berkutat soal pencapaian angka, lebih baik pemerintah membenahi hal-hal pokok terlebih dahulu.

Jika tidak dibenahi, Zulfi khawatir, tahun 2018 Program Sejuta Rumah tidak akan berjalan maksimal, bahkan mungkin pencapaiannya turun dibanding 3 tahun sejak program ini berjalan.

Share this news.

Leave a Reply