PROPERTY INSIDE – Dalam acara Investor Summit 2018 yang diadakan oleh Bursa Efek Indonesia di Jakarta hari ini (Rabu/29/08), PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) melakukan paparan kinerja Perseroan semester I 2018 diikuti dengan rencana perseroan untuk pengembangan proyek yang sedang berjalan.
Pada semester I 2018 PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) membukukan laba sebesar Rp 234 miliar, naik 109% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp 112 miliar.
Total pendapatan usaha MTLA pada semester I 2018 sebesar Rp 596 miliar, naik 22% dibandingkan semester I 2017 sebesar Rp 488 miliar.
Baca juga : BSD City Lansir Klaster Hunian Bernuansa Resort
“Laba Perseroan meningkat lebih dari 100 persen ditopang oleh peningkatan pendapatan dari penjualan properti dan beberapa penjualan lahan komersial di proyek residensial, serta peningkatan pada bagian laba Perseroan atas Ventura Bersama,” ujar Olivia Surodjo, Direktur Keuangan PT Metropolitan Land Tbk. Melalui press release yang diterima www.PropertyInside.id.
Menurut Olivia, Metland Cibitung dan Metland Menteng menjadi kontributor terbesar pada pendapatan penjualan Perseroan. “Penjualan lahan komersial untuk pengembangan rumah sakit di Metland Cibitung turut mendongkrak kenaikan pendapatan dan laba perseroan,” imbuh Olivia.
Baca juga : Hadez Sentosa Residence, Tawarkan Kelebihan Akses dan Sentuhan Alam
Sementara pendapatan berulang perseroan mengalami peningkatan sebesar 3% seiring dengan peningkatan pendapatan dari Metropolitan Mall Bekasi dan Metropolitan Mall Cileungsi serta kenaikan tingkat hunian hotel yang dimiliki oleh Metland.
Sementara Thomas J. Angfendy, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk mengatakan, pendapatan perseroan versi marketing sales hingga Juli 2018 sebesar Rp 1,4 triliun atau 70% dari target 2018.
“Pendapatan tersebut disumbang dari penjualan properti sebesar Rp 1,11 triliun dan pendapatan berulang sebesar Rp 292 miliar.“Kami optimis target marketing sales sebesar Rp 2 triliun hingga akhir tahun akan terpenuhi,” ujar Thomas.



