PROPERTY INSIDE – Berlokasi di prime area, tepatnya di jantung kota Tangerang yang diapit oleh kawasan Tigaraksa dan Serpong, PT Modernland Realty Tbk. Meluncurkan kota mandiri yang terintegrasi langsung dengan stasiun Commuterline Cilejit, Kabupaten Tangerang, Banten.
Mengusung konsep TOD dan resort living, Modernland Cilejit seperti proyek Moderland lainnya yang dikembangkan dengan konsep township.
Dengan luas 1.000 hektar proyek ini dirancang sebagai kawasan premium yang dikelilingi oleh berbagai fasilitas terbaik seperti sarana pendidikan, Theme Park, Water Park dan Edu Park, sarana kesehatan, area komersial, transportasi hingga sarana ibadah.
Baca juga: Kinerja Positif, Modernland Raih IPA 2019
Dan, yang tak kalah menarik, Modernland Cilejit akan dilengkapi oleh kawasan hijau Central Park dan danau seluas 20 hektar. Untuk tahap awal, proyek hunian yang rencananya akan diluncurkan pada akhir kuartal II-2019 ini akan mengembangkan seluas 40 hektar yang terdiri dari Ruko dan Rumah Usaha. Juga hunian yang terangkum menjadi enam cluster, akan dibangun Real Estat (RE), Rumah Sederhana (RS).
Adapun Ruko Boulevard engan tipe 152 dan 137, Ruko RE dengan tipe 78 dan 71, serta Rumah Usaha bertipe 57. Sedangkan hunian RS dirangkum dalam dua cluster yaitu Lintang dan Meratus yang ditawarkan dalam beberapa tipe, mulai dari tipe 45, tipe 36 dan tipe 27. Sedangkan untuk RE tipe terbagi dalam empat custer, yaitu Anai, Kahung, Ramma dan Baliem, mulai dari tipe 36, tipe 27 dan tipe 22.
Baca juga: Nempel Stasiun, Modernland Realty Kembangkan Proyek 1.000 Hektar
Lokasi pengembangan ini memanfaatkan kelebihan yang sangat strategis yaitu menempel dengan stasiun KRL Cilejit, berlokasi di wilayah Tangerang, keberadaan Modernland Cilejit terbilang sangat strategis karena terintegrasi langsung dengan stasiun Cilejit.
Tak hanya itu, kawasan ini juga cukup dekat dari dan menuju wilayah BSD City (20 menit) yang sarat fasilitas penunjang kaum urban, dekat dengan rencana in out tol Pasar Barat serta sekitar 60 menit menuju kawasan CBD Jakarta (Tanah Abang).
David Iman Santosa, Managing Director Marketing Division PT Modernland Realty Tbk. mengatakan, Modernland Cilejit mengusung kawasan hunian harga terjangkau dan menjadi pilihan tepat bagi kalangan muda dan orang-orang yang membeli rumah untuk pertama kalinya.
Baca juga: Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Asia International Water Week Tahun 2020
“Fasilitas yang serba lengkap dan kemudahan akses yang baik membuat Modernland optimis jika permintaan properti di Modernland Cilejit akan mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat,” ujarnya.
Karena itu sebut David, proyek Modernland Cilejit akan segera direalisasikan mengingat perkembangan properti saat ini yang terus mengarah ke sebelah barat, dikarenakan semakin sesaknya pertumbuhan properti di kawasan Serpong dan Tangerang seperti BSD, Alam Sutera dan Gading Serpong.
“Seperti diketahui, pertumbuhan properti di barat Jakarta saat ini paling pesat dibandingkan dengan kawasan lainnya di sekitar Jakarta. Baik dilihat dari sisi kenaikan harga propertinya, investasi dan semakin lengkapnya fasilitas penunjang gaya hidup masyarakat. Terlebih, hal ini juga dibarengi upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur,” jelasnya.
Baca juga: Menangkap Peluang Dengan Merespon Pasar
Dibandingkan wilayah lainnya di sekitar Jakarta, Kawasan Tangerang menunjukkan performa paling gemilang. Salah satu pemicu pertumbuhan kawasan dengan tiga wilayah seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang bagus untuk investasi properti saat ini.
Dibandingkan dengan Bogor, Depok dan Bekasi, wilayah Tangerang memiliki potensi yang luar biasa. Lonjakan penduduk dan pembangunan infrastruktur telah membuat nilai jual tanah di Tangerang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya.
Faktor lainnya adalah kedekatan wilayah Tangerang dengan DKI Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta. Aksesbilitas menuju Tangerang semakin mudah dengan adanya bandara dan Rencana pengembangan Jalan Perancis menjadi salah satu jalan arteri dengan empat jalur kendaraan yang menghubungkan PIK – Bandara Soekarno-Hatta – Tangerang.




