PROPERTY INSIDE – Setelah beroperasi pada Maret lalu, PT MRT Jakarta langsung kejar tayang memulai pembangunan fase II yang menghubungkan Bundaran HI ke Kota.
Saat ini pembangunan fase II MRT Jakarta terkonsentrasi di kawasan Monas dengan membangun dinding diagfragma gardu induk. Pembangunan ini ditargetkan PT MRT Jakarta rampung pada akhir tahun ini.
Baca juga: TOD, Terintegrasi Dan Banyak Manfaatnya
Saat ini PT MRT Jakarta pun telah mempersiapkan fase III yang menghubungkan bagian Timur dan Barat. Menurut William Sabandar, Direktur Utama PT MRT Jakarta jalur ini menghubungkan wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Menurutnya, khusus untuk wilayah DKI Jakarta akan terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pertama sepanjang 20,1 kilometer yang membentang dari Kalideres hingga Cempaka baru.
Baca juga: Patra Jasa, Siapkan 3 Proyek Dengan Konsep Berbeda Di Ibu Kota
“Tahap duanya sepanjang 11,6 kilometer yang membentang dari Cempaka Baru hingga Ujung Menteng. Kita berharap fase III bisa dikerjakan pada 2020 mendatang,”imbuhnya.
Tahap pertama tersebut terdiri dari dua jenis jalur, yaitu jalur layang dari Kalideres hingga Grogol sepanjang sekitar 11 kilometer. Sementara jalur bawah tanah dari Grogol hingga Cempaka Baru panjangnya sekitar 9 kilometer dengan konsep jalur layang.
Baca juga: Pasca Pilpres, Crown Group Siap Pasarkan Proyek Perdananya di Indonesia
Selain itu William mengatakan bahwa perkembangan terbaru operasional MRT Jakarta fase I jalur Utara-Selatan, koridor Lebak Bulus-Bundaran HI cukup positif.
“Statistik penumpang menunjukkan pada Juli 2019 ini dengan jumlah rata-rata pengguna MRT Jakarta mencapai 94.824 orang per hari. Ada kenaikan 15,9 persen dari Juni 2019,” kata William.




