Rumah MBR, Pemkot Bima Siap Kembangkan Perumahan Komunitas

By 19 December 2019Info PUPR, News

PROPERTY INSIDE – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong percepatan pembangunan rumh untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan beragam cara.

Salah satu cara adalah mendorong rumah komunitas di setipa daerah. Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menyatakan sejumlah pemerintah daerah telah mengajukan usulan komunitas di daerah yang perlu mendapatkan bantuan perumahan.

Baca juga: Dapat Dana Talangan FLPP, BTN Lakukan Akad Massal

“Pemda dapat berkolaborasi dengan komunitas untuk meningkatkan potensi kearifan lokal yang ada di daerah. Dengan demikian, para wisatawan dapat melihat sesuatu hal yang berbeda dan rumah komunitas itu penting juga untuk mengurangi munculnya kawasan kumuh,” harapnya.

Salah satu daerah yang sudah mengajukan untuk membangun rumah komunitas adalah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Wali Kota Bima Muhammad Lutfi menyatakan, Pemkot Bima siap memberikan dukungan terhadap program perumahan berbasis komunitas yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

Baca juga: Rumah Komunitas, Tingkatkan Pencapaian Pemerintah Gandeng Pemda

Lutfi menambahkan, lebih kurang 200 orang anggota komunitas di Bima untuk mendapatkan bantuan program ini. “Kami sedang melakukan pendataan terhadap komunitas lainnya yang ada di daerah kami, khususnya mereka yang belum memiliki rumah,” timpalnya.

Menurutnya, saat ini sudah ada komunitas nelayan, buruh, tenaga honorer, petani, bahkan ada juga dalam satu rumah ada tiga keluarga. Hal ini juga perlu kita pertimbangkan untuk mendapatkan bantuan perumahan.

Untuk mensukseskan program tersebut, pemerintah daerah akan berusaha menyediakan lahan untuk lokasi perumahan komunitas dan bekerjasama dengan perbankan. Sedangkan untuk pengadaan tanahnya akan dibeli melalui dua model yakni pertama tanahnya disiapkan oleh Pemda dan yang kedua tanahanya disiapkan oleh perbankan.

Baca juga: Infrastruktur Jalan Nasional Dan Tol Siap Hadapi Libur Natal Dan Tahun Baru 2020

“Pembangunannya nanti akan dibantu dari Kementerian PUPR melalui penyaluran dana pembangunan rumah baru Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar Rp 35 juta per unit rumah,” jelasnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mencukupi pembangunan rumah masyarakat, karena harga rumah tipe 36 di Bima untuk biaya pembangunannya berkisar sekitar Rp 60 juta untuk rumah tipe 36. “Pemda juga akan mengalokasikan bantuan untuk masyarakat Rp 17,5 juta per unit rumah,” imbuhnya.

Share this news.

Leave a Reply