Dukung Destinasi Wisata, Pemerintah Tingkatkan Jalan Lingkar Morotai

By 20 October 2020Property News

PROPERTY INSIDE – Pemerintah telah menetapkan 10 destinasi wisata yang termasuk di dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Tanah Air, salah satunya Pulau Morotai.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung program infrastruktur kawasan wisata di Indonesia melalui pembangunan  akses jalan.

Pulau Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan di wilayah perbatasan Indonesia menyimpan potensi kekayaan alam bahari dan budaya, dengan sejumlah obyek wisata yang ditawarkan seperti Pantai Dodola, Pulau Zumzum, dan Museum Trikora.

Baca juga: Sinergi, Jadi Program Pemerintah Untuk Bangkitkan Pariwisata

Untuk meningkatkan konektivitas antar destinasi wisata di pulau tersebut, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan penanganan jalan berupa peningkatan kualitas jalan sepanjang 189,21 Km dan penanganan jembatan sepanjang 430,88 meter pada Ruas Jalan Lingkar Morotai

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan wisatawan menuju lokasi-lokasi wisata di Pulau Morotai. “Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” kata Menteri Basuki.

Baca juga: Sayana Apartments Lakukan Topping Off Tower Cha

Penanganan Ruas Jalan Lingkar Morotai yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terbagi dalam 8 paket pekerjaan yaitu, paket pembangunan jalan Sofi – Wayabula 1 sepanjang 3,5 Km.

Paket preservasi ruas jalan BTS Kota Daruba – Deo/Sangowo-Bere Bere – Sofi – Daruba – Wayabula sepanjang 185,71 Km. Selanjutnya, terdapat 6 (enam) paket pembangunan dan penggantian jembatan.

Pembangunan jembatan Sofi – Wayabula 1 sepanjang 92 meter, pembangunan Sofi – Wayabula 2 sepanjang 111 meter. Selanjutnya paket pembangunan jempatan Sofi – Wayabula 3 sepanjang 63 meter. Lalu pembangunan Jembatan Ake Godoa Lamo sepanjang 82,9 meter.

Baca juga: Akhir Oktober 2020, Jembatan Teluk Kendari Selesai Dibangun

Kemudian paket pembangunan Jembatan Ake Cio Dalem sepanjang 60 meter. Terakhir paket penggantian jembatan di Pulau Morotai.

Selain KSPN, Pulau Morotai dikenal sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terhubung dengan Bandara Pitu, Pelabuhan Daruba, dan Pelabuhan Wayabula. Peningkatan kualitas konektivitas diharapkan mendukung pengembangan ekonomi daerah, diantaranya sektor pariwisata di Maluku Utara.

Baca juga: Pengembangan Transportasi Ramah Lingkungan, Palembang Jadi Pilot Project

Tersambungnya jalan dari wilayah Wayabula-Sofi akan mendukung terwujudnya Pulau Morotai sebagai pintu gerbang perdagangan di Indonesia atau pusat logistik di wilayah perbatasan.

Hal ini akan memberikan peluang besar Pulau Morotai sebagai sentra kegiatan perdagangan kawasan pasifik dan pusat ekonomi di Indonesia bagian Timur di masa depan.

Share this news.

Leave a Reply