PROPERTY INSIDE – Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menyampaikan, produk KPR BNI yaitu BNI Griya tumbuh di atas empat persen secara tahunan (yoy) dan KPR subsidi meningkat di atas 50 persen pada 2020.
Corina menambahkan, BNI senantiasa ikut berperan dalam mendukung program pemerintah di bidang penyediaan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan program penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“BNI mengadakan akad massal KPR Sejahtera BNI FLPP secara virtual dengan tujuan memberikan kemudahan bagi debitur MBR membeli hunian di tengah pandemi pada 2020. Kemudahan yang diberikan berupa uang muka ringan, angsuran terjangkau, dan jangka waktu angsuran mencapai 20 tahun,” jelas Corina dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, (21/1).
Baca juga: Tahun 2020, 60% Pemohon KPR BNI Adalah Kelompok Pekerja Muda
Sampai akhir 2020, BNI telah membantu pemerintah dalam penyaluran rumah kepada masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 47 ribu dan akan terus bertambah pada 2021.
Guna mendorong pertumbuhan BNI Griya dan menyalurkan KPR Subsidi, BNI siap mengimplementasikan enam fokus.
Pertama, fokus ekspansi BNI Griya pada segmen risiko rendah dan nasabah saat ini serta mengoptimalkan rantai nilai bisnis melalui sinergi dengan bisnis perbankan maupun dengan entitas anak. Fokus itu, kata dia, akan memberikan potensi bisnis konsumer khususnya dalam menggarap BNI Griya.
Kedua, penetrasi ke pasar primer griya melalui peningkatan kerja sama dengan mitra pengembang PKS dan mengoptimalkan seluruh jaringan cabang/outlet yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai kanal pemasaran BNI Griya.
Baca juga: Rumah Subsidi, Ini Daftar Bank Penyalur FLPP 2021
Ketiga, digitalisasi pengajuan kredit (e-form) dan memperkuat pemasaran melalui kemitraan strategis dengan media daring khusus properti untuk meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses BNI Griya.
Keempat, optimalisasi penyerapan kuota BNI Griya Subsidi yang terdiri dari FLPP, SSB, dan BP2BT serta menyediakan skema bridging loan untuk pembangunan rumah.
Kelima, melakukan fokus ekspansi kepada institusi yang diseleksi dan perusahaan, dengan memanfaatkan beragam kanal pemasaran melalui optimalisasi peran cabang sebagai office channeling, fronting agent, dan e-channel.
Keenam, BNI fokus penetrasi potensi nasabah payroll dengan mengoptimalkan data analytics serta optimalisasi data leads debitur eksisting dan nasabah Emerald.








