Akad Kredit Rumah DP Nol Rupiah Ditargetkan Agustus 2019

PROPERTY INSIDE – Pro­gram down payment (DP) nol rupiah yang digagas Pemda DKI Jakarta telah memasuki tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit. Sebanyak 1.790 orang pemohon program So­lusi Rumah Warga atau Sama­wa dinyatakan lolos untuk tahap ini.

Para pemohon yang lo­los seleksi dan memenuhi sya­rat, segera diundang untuk me­lengkapi berkas permohonan pengajuan kredit dan memilih unit di lokasi Rusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Kelik Indriyanto, mengatakan bahwa rumah DP nol rupiah ditargetkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) warga DKI Jakarta yang meme­nuhi persyaratan.

Baca juga: Kuota Rumah Subsidi Habis, Developer Menangis

“Sesuai Peraturan Guber­nur 104/2018, program Sa­mawa, rumah DP nol rupiah ditargetkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, warga DKI Jakarta yang meme­nuhi persyaratan,” kata Kelik, di Balai Kota DKI, Rabu (24/7).

Program ini menerapkan proses seleksi kepada calon penghuni, untuk memastikan kesesuaian dengan syarat yang ditetapkan sehingga peruntu­kan fasilitas hunian yang tepat sasaran.

Menurut Kelik, program ini adalah program fasilitasi pembiayaan oleh Pemerintah Provinsi un­tuk mengatasi masalah kepe­milikan rumah. Melalui program ini, Pem­prov menyediakan fasilitas pembiayaan kepemilikan de­ngan skema DP nol rupiah.

Baca juga: Kendala Utama Penerapan Smart City Di Dunia Adalah Birokrasi

“Dengan pemenuhan kebutuh­an skema kepemilikan ringan untuk warga DKI Jakarta untuk bisa memiliki tempat tinggal yang layak, diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Kelik.

Pada pendaftaran Novem­ber 2018 lalu, telah mendaf­tar sebanyak 2.359 orang dan yang memenuhi kriteria dan akan diproses untuk tahap se­lanjutnya sebanyak 1.790 orang. Artinya ada 596 pemohon yang tidak lolos proses seleksi dan verifikasi dokumen oleh Pemerintah Provinsi DKI Ja­karta.

Kepala UPT Fasilitasi Pemi­likan Rumah Sejahtera, Dzikran Kurniawan, mengatakan 1.790 orang yang lolos dibagi dalam dua kategori prioritas, yaitu prioritas pertama 899 pendaf­tar dan prioritas kedua 891 pendaftar.

Baca juga: Rumah Subsidi, Kebutuhan Besar Namun Kuota Habis

Dzikran melanjutkan, proses kredit dengan Bank DKI akan memakan waktu sekitar dua minggu, estimasinya pada pertengahan atau akhir Agustus 2019 warga yang mengajukan kredit dan telah disetujui oleh Bank DKI akan segera diumumkan, dan akan dapat melakukan akad kredit.

Adapun pembangunan fisik oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya tinggal tahap pe­nyelesaian sarana dan prasa­rana pendukung fasilitas pu­blik, antara lain Wifi, taman, ruang ibadah (musala), ruang terbuka, serta parkir motor dan parkir terbatas mobil (sesuai ketentuan rusunami).

Para pemilik Rusunami Klapa Village ini nantinya akan memperoleh Sertifikat Hak Milik (strata tittle) serta akan akan mencicil de­ngan bunga fixed 5 persen per tahun selama 15 atau 20 tahun.

Share this news.

Leave a Reply