Hari Habitat Dunia, Momentum untuk Prioritaskan Pengelolaan Sampah Perkotaan

By 1 November 2019Info PUPR, News

PROPERTY INSIDE – Pengelolaan sampah yang ramah lingkungan menjadi isu dunia dengan diangkatnya Frontier Technologies as an Innovative Tool to Transform Waste to Wealth sebagai tema Hari Habitat Dunia  (HHD) 2019.

HHD ditetapkan oleh PBB diperingati setiap tahun pada setiap Senin pertama bulan Oktober. Selain itu pada setiap 31 Oktober diperingati sebagai Hari Kota Dunia (HKD) dimana tahun ini mengangkat tema Changing the World: Innovations and Better Life for Future Generations.

Puncak peringatan HHD dan HKD di Indoensia diadakan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Kamis (31/10). kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, ada dua kata kunci pada tema Hari Habitat Dunia 2019, yaitu Sampah dan Inovasi.

Baca juga: Tol Japek II, Siap Sambut Libur Akhir Tahun

“Permasalahan pengelolaan sampah terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Dan penanganan sampah masuk dalam program kerja Kementerian PUPR. Harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh melibatkan semua sektor baik oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, swasta maupun masyarakat,” imbuhnya.

“Penanganan sampah tidak bisa diselesaikan jika hanya menjadi pekerjaan sambilan saja. Harus fokus seperti halnya perintah Presiden dalam bekerja, agar bisa memberikan dampak ke masyarakat,” pesan Menteri Basuki.

Baca juga: Royal Tajur, Tawarkan Tipe Bradfield Dengan Harga Terjangkau

Menurutnya lagi, isu penanganan sampah harus digaungkan terus, jadi saya tidak ingin melupakan tema tahun ini untuk mengelola sampah lebih baik bersama seluruh pemangku kepentingan seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia).

Pengelolaan sampah menurut Menteri Basuki dimulai dari masyarakat yang harus sudah dapat memilah jenis sampah mulai dari rumah masing-masing, dengan pendekatan 3R (reuse, recycling dan reduce) sehingga diharapkan dapat mengurangi sampah yang masuk ke TPA.

Baca juga: Cileungsi, Sunrise Property Yang Kian Seksi

“Disinilah pentingnya inovasi teknologi dalam pengelolaan sampah. Untuk pengembangan inovasi teknologi. Terkait pengelolaan sampah, Kementerian PUPR telah melakukan sejumlah langkah inovasi diantaranya dengan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R).

Lalu, Tempat Pengolahan Sampah Sementara (TPSS), pemanfaatan limbah plastik untuk campuran aspal, pembangunan sistem pengelolaan sampah Refuse Derived Fuel (RDF).

Cara ini mengubah sampah menjadi sumber energi yang berfungsi menjadi briket sebagai subtitusi bahan bakar, dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Share this news.

Leave a Reply