Teknologi Digital, Senjata Pemasaran Industri Properti saat Pandemi

By 29 October 2020Property News

PROPERTY INSIDE – Direktur Consumer dan Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Hirwandi Gafar mengatakan, kendati terimbas pandemi covid-19 sejak Maret lalu, namun industri properti masih memperlihatkan pertumbuhan positif.

Hirwandi menegaskan, tantangan yang harus dihadapi pada masa pandemi adalah bagaimana sektor properti dapat tumbuh ditengah situasi keterbatasan yang ada.

Baca juga: Sierra, Cluster Terbaru Dari Serenia Hills

“Dalam berbagai keterbatasan itu, masih terdapat peluang pergerakan sektor perumahan melalui kebijakan stimulus perumahan dan bantuan likuditas pemerintah dalam penyaluran kredit perumahan,” imbuh Hirwandi dalam acara “Zoom Course REI-BTN: Digital Marketing Tingkatkan Penjualan Properti” yang diadakan secara virtual, Selasa, 27 Oktober 2020.

Untuk itu, DPP REI melalui Badan Diklat REI bersama Bank BTN mengharapkan developer tetap dapat produktif dimasa pandemi dengan menggelar pelatihan pemasaran secara digital. Hirwandi mengucapkan terimakasih kepada pengembang anggota REI atas kerjasama yang telah terjalin dengan Bank BTN selama ini.

Baca juga: CRAZY RICH DEVELOPERS – RUMAH EKSKLUSIF TERBAIK DI ERA NEW NORMAL | THE SANCTUARY COLLECTION SENTUL

Hirwandi mengucapkan apresiasinya atas kemitraan yang terjalin sehingga Bank BTN dapat melayani pembiayaan kredit perumahan bagi masyarakat.

“Kami juga berharap agar sinergi antara pengembang anggota REI bersama Bank BTN akan terus ditingkatkan sehingga pelayanan bisnis perbankan dapat naik,” paparnya.

Baca juga: APARTEMEN BERKONSEP AEROCITY PERTAMA DI INDONESIA | GRAND ANILA APARTEMEN

Hirwandi menyatakan, mudah-mudahan dengan acara ini kita akan mendapat wawasan yang baru bagaimana pemasaran properti yang efektif ditengah kondisi keterbatasan secara fisik sehingga pemasaran virtual akan menjadi alternative.

Sementara Ketua Badan Diklat REI, MR Priyanto mengatakan, kegiatan pelatihan selama dua hari ini di isi sejumlah bahasan. Pada hari pertama, yakni strategi digital marketing dari Bank BTN.

Baca juga: The Sanctuary Collection, Pemasaran Tahap 2 Capai 70%

Kemudian dilanjutkan dengan topik optimalisasi layanan Google dalam dunia digital marketing serta pemanfaatan aplikasi search engine optimization (SEO) yang dibawakan Tim Gapura Digital, a Grow with Google Indonesia Program.

Hari kedua yaitu Panduan Simulasi Pemuatan Data Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (Sikasep), Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) dan Sistem Pemantauan Konstruksi (Sipetruk) yang disampaikan Direktur Operasi Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Martanto Boedi Joewono.

Baca juga: Rumah Subsidi, Bank Pelaksana FLPP Alami Perubahan Kuota

“Agenda hari kedua berisi success story penerapan digital marketing pada proyek-proyek yang dibangun oleh Ciputra Group. Sebagai penutup sesi, peserta mendapat materi tentang pemanfaatan media sosial untuk kebutuhan digital marketing produk properti khususnya Instagram dan Facebook yang dibawakan pakar digital marketing, Juanda Rovelim,” tutup Priyanto.

Share this news.

Leave a Reply